Forkopimda telah menggelar apel siaga bencana, menyiapkan langkah antisipasi terhadap segala ancaman bencana.
“Kolaborasi antara Polres Ciamis, TNI, Basarnas, Dishub, dan instansi terkait terus dijalankan agar penanganan bencana cepat dan tepat,” ucapnya.
Dalam kunjungan lapangan, Kapolres meninjau langsung kondisi rumah dan jalan terdampak pergeseran tanah, memastikan proses perbaikan berjalan segera.
Menurutnya, Pemkab Ciamis bergerak responsif memperbaiki infrastruktur.
“Jalan dan jembatan di Cipaku, yang sempat tertutup longsor, sudah dalam tahap perbaikan agar akses kembali lancar,” jelasnya.
Kemduian, di Rajadesa perbaikan sudah selesai sebagian, sedangkan di Panumbangan, laporan akan segera disampaikan ke Bupati untuk penanganan dan pemulihan lebih cepat.
Kapolres menekankan, jalur yang retak ini adalah jalur strategis antar kabupaten, menghubungkan Ciamis ke Kuningan dan Majalengka, sehingga penanganan cepat menjadi prioritas.
Dengan koordinasi aktif antara Polres, Pemkab, dan Forkopimda, warga terdampak bencana di Rajadesa dan Panumbangan diharapkan mendapatkan bantuan maksimal dan pemulihan segera.














