Kapolres menekankan bahwa pihaknya selalu berupaya hadir sesegera mungkin untuk membantu warga terdampak, sekecil apa pun bantuan yang diberikan.
“Kami datang bahkan hanya untuk mengangkut kasur warga atau membantu lansia. Yang penting kehadiran polisi terasa nyata,” katanya.
Jembatan Bailey Cikaleho Jadi Contoh
Ia juga menyinggung proyek pembangunan Jembatan Bailey Cikaleho yang hanya memakan waktu sembilan hari.
Menurut Kapolres, keberhasilan tersebut adalah bukti kolaborasi kuat antara kepolisian, TNI, Pemkab Ciamis, dan masyarakat.
“Pagi siang malam mereka bekerja. Respons cepat seperti itu yang ingin terus kita hadirkan,” ujarnya.
Kapolres menegaskan bahwa meningkatnya kepercayaan publik tidak lepas dari kolaborasi antara polisi dan masyarakat.
Ia berharap warga terus aktif melapor, memberikan informasi, serta terlibat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kami butuh partisipasi masyarakat. Keamanan itu bukan hanya tugas polisi, tapi tugas kita bersama,” ucapnya.
Melalui Ngobras ini, Polres Ciamis sekaligus menyerap aspirasi warga Panjalu sebagai bagian dari cooling system menjelang Nataru.
“Kalau ada masukan, keluhan, atau kritik, sampaikan. Semua itu jadi bahan bagi kami untuk memperbaiki pelayanan,” tutup Kapolres.














