“Program ini menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tapi juga menjadi bagian dari solusi peningkatan kesejahteraan rakyat. Kami ingin masyarakat merasakan manfaat langsung dari kehadiran Polri,” imbuhnya.
Selaras dengan Semangat Presisi Polri
Menurut Irjen Rudi, program pemberdayaan petani juga sejalan dengan semangat Presisi Polri yang menekankan kolaborasi dan pendekatan humanis.
Polda Jabar berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan program pertanian melalui edukasi, pendampingan, dan pengawasan distribusi bantuan agar tepat sasaran.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan.
“Dengan kerja sama yang solid, Jawa Barat bisa menjadi penopang utama ketahanan pangan nasional. Upaya ini bukan hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan,” ucap Kombes Hendra.
Polda Jabar Dorong Daerah Lain Ikuti Langkah Serupa
Melalui langkah konkret ini, Polda Jabar berharap program pemberdayaan petani jagung dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.
Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai mampu mempercepat pembangunan sektor pertanian yang tangguh dan berkelanjutan.
Polda Jabar menegaskan akan terus memperluas dukungan terhadap petani melalui berbagai inisiatif lapangan agar kesejahteraan masyarakat benar-benar terwujud, sejalan dengan misi Polri Presisi yang berpihak pada rakyat.














