Menurutnya, Ramadan bukan sekadar ritual ibadah, melainkan bulan pendidikan dan pembentukan kepribadian.
“Kita ingin menanamkan nilai-nilai keislaman yang moderat dan penuh kasih sayang, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan,” imbuhnya.
Dukungan Penuh dari Berbagai Lini
Sejalan dengan visi tersebut, Ketua Panitia H. Wan Arif melaporkan bahwa program tahun keempat ini melibatkan 150 pelajar (SLTP dan SLTA).
Mereka akan mendapatkan pembinaan intensif di Asrama Haji guna memperkuat sisi spiritual dan intelektual agar siap menghadapi tantangan zaman.
Selain pelajar, kegiatan ini juga merangkul kelompok lansia dan jurnalis sebagai bentuk pembinaan menyeluruh bagi masyarakat Tatar Galuh.
Kehadiran lintas generasi ini menunjukkan bahwa semangat belajar agama di Ciamis tetap tumbuh subur tanpa memandang usia.
Di akhir sambutannya, Bupati Herdiat juga menitipkan pesan tentang kebersihan lingkungan.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga keasrian rumah dan lingkungan sekitar, selaras dengan prestasi Ciamis yang baru saja mendapat penghargaan nasional dalam tata kelola sampah.














