CIAMIS,Kondusif.com,– Pesan Habib Syech di Stadion Galuh Ciamis mendadak hening saat Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf menghentikan sejenak lantunan sholawatnya pada Jumat malam (9/1/2026).
Di hadapan ribuan jamaah, ulama kharismatik ini memberikan peringatan keras terkait ancaman perpecahan yang kini berada dalam genggaman setiap orang: ponsel pintar.
Dalam gelaran Sholawat Kebangsaan memperingati HAB Kemenag ke-80 tersebut, Habib Syech menegaskan bahwa musuh nyata persatuan saat ini adalah provokasi digital yang menyebar tanpa saring.
”Ponselnya Pintar, Pemegangnya Jangan Kalah Pintar”
Habib Syech juga menyoroti fenomena masyarakat yang begitu mudah tersulut emosi hanya karena unggahan di media sosial.
Beliau mengingatkan bahwa provokasi dan caci maki di dunia maya adalah racun yang sengaja disebar untuk merusak tatanan bangsa.
”Jangan mau diprovokasi oleh konten-konten di ponsel pintar. Barangnya pintar, tapi yang pegang jangan sampai kalah pintar. Kalau ada berita isinya mencaci, jangan ikut membagikan. Hapus! Karena cacian itu pada akhirnya akan kembali kepada diri kita sendiri,” tegas Habib Syech dengan nada bicara yang dalam dan penuh penekanan.
Beliau juga menyayangkan jika majelis sholawat yang megah hanya menjadi seremoni.
Sementara setelah pulang, tangan jamaah masih aktif mengetik kalimat kebencian di grup-grup percakapan atau media sosial.
Pesan Habib Syech di Stadion Galuh, Benteng Sholawat Melawan Hoaks
Menurut Habib Syech, sholawat harus menjadi filter spiritual.
Hati yang basah dengan dzikir dan doa seharusnya tidak lagi memiliki ruang untuk menyimpan benci atau keinginan untuk menghujat sesama anak bangsa.














