Gol tersebut tercipta akibat miskomunikasi di lini belakang Persib antara Teja Paku Alam dan Eliano, yang berhasil dimanfaatkan Ciro dengan tenang.
Uniknya, Ciro tidak melakukan selebrasi setelah mencetak gol dia justru terlihat merundukan kepala sambil menangis.
Memasuki babak kedua, Persib berupaya bangkit. Tim tamu tampil lebih menekan dan mencoba menerapkan pressing tinggi demi mengejar ketertinggalan.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Serangan Persib kerap mentok sebelum memasuki area berbahaya.
Sebaliknya, Malut United justru beberapa kali menciptakan peluang berbahaya dan hampir menambah keunggulan.
Solidnya pertahanan tuan rumah serta disiplin dalam menjaga tempo permainan membuat Persib kesulitan menemukan celah hingga laga berakhir.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan Malut United tetap bertahan.
Persaingan Papan Atas Kian Ketat
Hasil ini membuat Malut dan Persib sama-sama mengoleksi 28 poin.
Meski demikian, Persib masih bertahan di posisi ketiga klasemen berkat keunggulan selisih gol, sementara Malut United tepat berada di bawahnya di peringkat keempat.
Bagi Persib, kekalahan ini menjadi pukulan tersendiri.
Selain menggagalkan upaya mereka untuk menyalip Persija Jakarta yang berada di posisi kedua dengan 29 poin.
Hasil ini juga memutus catatan enam kemenangan beruntun Maung Bandung di Indonesia Super League 2025–2026.














