Di sisi lain, KPU Kota Tasikmalaya juga terus menggencarkan sosialisasi dan pendidikan pemilih, khususnya kepada pemilih pemula dan kelompok masyarakat marjinal, guna memperluas akses informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak dan kewajibannya dalam proses demokrasi.
“Kami ingin memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam akses informasi kepemiluan. Demokrasi yang sehat harus dibangun dari partisipasi yang sadar dan setara,” pungkas Asep.
Melalui pelaksanaan Survei Mandiri Zona Integritas ini, KPU Kota Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepemiluan yang profesional, berintegritas, serta selaras dengan agenda nasional penguatan demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang bersih.***
Penulis: Heni Nurhaeni














