Seperti maraknya hoaks, tren kekerasan, kemudian penyimpangan sosial yang mulai berani tampil di ruang digital.
Apresiasi dari Insan Pers

Menanggapi program tersebut, Ketua Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kabupaten Ciamis, M. Rifai, menyambut baik langkah Pemkab Ciamis yang kembali memfasilitasi pesantren khusus jurnalis.
”Kami mengapresiasi langkah pemerintah yang memberikan ruang bagi kami untuk menambah asupan spiritual. Sebagai manusia, kami perlu memahami bagaimana teori jurnalistik jika dilihat dari perspektif Islam,” ungkap Rifai saat diwawancara.
Selain jurnalis, Pesantren Ramadan 1447 H juga diikuti oleh total 460 peserta dengan rincian:
SLTA: 100 orang yang akan dilaksanakan (27 Feb – 1 Mar di Asrama Haji)
Kemudian, SLTP: 50 orang (2 – 3 Maret di Asrama Haji)
Selanjutnya, Lansia: 270 orang (28 Feb – 2 Maret di Masjid Agung Ciamis)
Lalu, Jurnalis: 40 orang (4 – 5 Maret di Ponpes Darussalam)
Melalui kegiatan ini, Pemkab Ciamis juga berharap dapat membangun karakter masyarakat Tatar Galuh yang religius, moderat.
Kemudian, memiliki akhlakul karimah di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.














