Kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain (social comparison) dinilai berdampak langsung pada kondisi emosional.
Kemudian, pola makan, hingga cara seseorang merespons tekanan hidup.
Untuk menangkal hal tersebut, Ulfah menawarkan konsep ketangguhan melalui lima pilar utama:
Pertama, Healing (Pemulihan diri).
Kemudian, Self-awareness (Kesadaran diri).
Lalu, Self-reflection (Refleksi diri).
Selanjutnya, Emotional regulation (Pengelolaan emosi).
Terkahir, Self-compassion (Welas asih pada diri sendiri).
”Penting juga membangun solidaritas antarperempuan. Kita butuh kekuatan kolektif untuk saling mendukung dan menciptakan lingkungan yang memberdayakan,” tegas Ulfah.
Melalui inisiatif ini, BEM Nusantara DIY juga berharap mahasiswa tidak hanya membawa pulang ilmu.
Tetapi juga kesadaran baru untuk menghadapi tekanan sosial secara bijak dan terus berkontribusi positif bagi masyarakat.














