”Kami ingin Polri hadir sebagai pelindung sekaligus sahabat bagi warga. Lewat pengajian ini, sinergi antara ulama dan umaro semakin diperkuat demi menjaga lingkungan yang tetap rukun dan kondusif,” jelas IPTU Purwahyo.
Rasa Aman di Tengah Ibadah
Respon positif pun mengalir dari warga Desa Jalatrang.
Mereka menilai, kehadiran polisi di sela-sela lantunan ayat suci memberikan rasa tenang sekaligus memperpendek jarak antara aparat dan rakyat.
Warga merasa lebih nyaman melakukan aktivitas ibadah karena merasa terlindungi oleh pengawasan yang dilakukan secara halus tersebut.
Selanjutnya, selain mengikuti rangkaian pengajian, Aiptu Agus Hendra juga memastikan alur kedatangan dan kepulangan warga berjalan tertib. Hal ini krusial untuk mencegah potensi kemacetan atau gangguan di sekitar area masjid.
Sinergi Tanpa Batas
Komitmen Polres Ciamis untuk terus hadir dalam kegiatan sosial keagamaan dipastikan akan berlanjut.
Bagi mereka, keamanan bukan hanya soal patroli fisik, melainkan juga soal kedekatan emosional yang kuat dengan seluruh elemen masyarakat.
”Harapan kami, silaturahmi yang sudah terjalin ini menjadi benteng utama dalam mencegah konflik sosial maupun gangguan kamtibmas lainnya di wilayah hukum Cipaku,” pungkas Kapolsek.
Hingga acara berakhir, suasana tetap berjalan khidmat dan tertib, mempertegas potret harmonis antara polisi dan masyarakat di Desa Jalatrang.














