“Pembinaan terus dilakukan. Bahkan sebelum perceraian diproses, kepala dinas berupaya menyatukan pasangan. Namun, bila memang tidak memungkinkan, proses hukum tetap dijalankan,” tambah Bupati Herdiat.
Selain itu, Pemda juga menekankan pentingnya dukungan ekonomi bagi ASN.
Dengan memastikan pegawai memiliki stabilitas finansial, diharapkan masalah rumah tangga dapat diminimalkan.
Langkah ini juga sejalan dengan program Korpri yang mendukung kesejahteraan anggota melalui berbagai fasilitas, termasuk pinjaman pendidikan tanpa bunga.
Fenomena perceraian ASN perempuan di Ciamis menjadi perhatian serius pemerintah.
Dengan pembinaan yang proaktif, diharapkan jumlah perceraian dapat ditekan, sementara ASN tetap mendapatkan dukungan agar kehidupan keluarga dan pekerjaan dapat berjalan harmonis.
“Tujuan kami jelas, bukan hanya menghargai pengabdian ASN, tetapi juga memastikan kesejahteraan keluarga mereka tetap terjaga,” tutup Bupati Herdiat.














