Kemudian, jurnalis data → mengolah angka dan data menjadi berita yang mudah dipahami.
Selanjutnya, jurnalis opini → menulis analisis atau kolom opini.
Jadi, perbedaan wartawan dan jurnalis terletak pada lingkupnya.
Wartawan lebih spesifik sebagai pekerja resmi di media, sementara jurnalis mencakup profesi yang lebih luas.
3. Reporter
Reporter adalah jurnalis lapangan. Tugas utama mereka adalah meliput langsung sebuah peristiwa, melakukan wawancara dengan narasumber, dan menyampaikan laporan faktual kepada redaksi.
Ciri khas reporter:
Selalu berada di lapangan saat peristiwa terjadi, melaporkan berita terkini (hard news).
Kemudian, membawakan laporan secara langsung, baik untuk media cetak, online, maupun televisi.
Reporter juga bisa dibilang sebagai ujung tombak media, karena merekalah yang pertama kali berhadapan dengan sumber berita.
4. Kontributor
Berbeda dengan wartawan atau reporter, kontributor tidak memiliki status sebagai karyawan tetap media.
Mereka adalah pihak eksternal yang menyumbangkan artikel, laporan, atau foto ke sebuah media.
Biasanya kontributor dibayar berdasarkan karya yang berhasil dimuat.
Peran kontributor penting terutama di daerah-daerah yang jauh dari pusat redaksi.
Mereka menjadi mata dan telinga media untuk mengirimkan informasi dari lapangan.
Wartawan → pekerja resmi di media dengan tanggung jawab penuh.
Jurnalis → istilah luas, mencakup semua profesi di dunia jurnalistik.
Reporter → jurnalis lapangan yang meliput langsung peristiwa.
Kontributor → penyumbang berita/artikel, biasanya bekerja lepas.
Dengan memahami perbedaan wartawan dan jurnalis beserta profesi lain seperti reporter dan kontributor, kita bisa lebih tepat dalam menyebut peran seseorang di dunia media.














