Angka itu cukup besar untuk memengaruhi banyak program di Ciamis, terutama pembangunan fisik dan layanan publik.
Mendorong Publik Menjadi Penyebar Informasi
Erik mengajak masyarakat membangun pemahaman bersama, bukan spekulasi bersama. Ia meminta warga ikut menyampaikan informasi yang benar agar tidak muncul prasangka buruk terhadap pemerintah daerah.
“Masyarakat yang hadir hari ini bisa juga menyebarluaskan bahwa ada keterbatasan dana yang diterima daerah dari pusat sehingga tidak timbul lagi masalah-masalah yang menurut masyarakat tidak ada rasa keadilan,” tegasnya.
Melalui langkah itu, ia mendorong warga menjadi agen informasi, bukan sekadar penerima informasi. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana DPRD mencoba menjaga stabilitas sosial di tengah tekanan anggaran.
Warga Desa Beri Respons Positif
Reses tersebut tidak hanya berlangsung satu arah. Warga ikut menyampaikan tanggapan. Subroto, Ketua Kelompok Tani Dusun Kertaharja, merasa acara ini membuka pandangan baru bagi pihaknya.
Ia mengaku bahagia karena memperoleh penjelasan langsung. Subroto menilai reses ini memberi penyemangat untuk dirinya dan rekan-rekan petani yang kerap mempertanyakan lambatnya pembangunan di desa. Penjelasan Erik membuat mereka memahami konteks yang lebih besar, bukan hanya melihat dari kacamata desa.














