banner 720x220
News  

Penurunan Dana Transfer Pusat ke Ciamis dan Pengaruhnya

Ciamis, Kondusif – Gelombang kekhawatiran soal anjloknya dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah mulai terasa di Ciamis.

Dalam Reses Tahap III Tahun Sidang 2025, Wakil Ketua Komisi B DPRD Ciamis, Erik Kridasetia, memilih langkah berbeda: ia tidak sekadar menyerap aspirasi, tetapi langsung mengedukasi masyarakat mengenai kondisi fiskal yang menjerat daerah.

 

Erik membuka dialog dengan penyampaian gamblang soal penyusutan dana. Ia menegaskan kepada warga, “Pada tahun-tahun belakangan ini ada dana transfer pusat yang tidak nyampe ke daerah seperti biasanya.” Melalui pernyataan itu, Erik ingin publik melihat realitas anggaran secara utuh, bukan berdasarkan asumsi atau kekecewaan semata.

 

Pembangunan Tetap Melaju, Meski Anggaran Menyusut

 

Erik menolak membiarkan masyarakat tenggelam dalam kecemasan. Ia meyakinkan bahwa pemerintah daerah tetap berjalan dengan komitmen penuh. “Meskipun dengan keterbatasan dana yang ada, bagaimana seharusnya pembangunan di Ciamis tetap berjalan,” katanya.

 

Pernyataan itu menunjukkan tekad DPRD untuk mendorong pemerintah mempertahankan ritme pembangunan. Menurut Erik, daerah tidak boleh berhenti hanya karena pusat mengurangi kucuran anggaran. Ia menekankan pentingnya strategi, bukan keluhan.

 

Tekanan dari Program Strategis Nasional

 

Saat warga mempertanyakan penyebab penurunan, Erik memberi penjelasan ringkas dan langsung mengenai sumber masalahnya. Ia menyebut prioritas Program Strategis Nasional (PSN) menyerap banyak dana pusat sehingga transfer ke daerah ikut terpangkas.

 

“Karena banyak program strategis nasional sehingga itu mempengaruhi biaya transfer yang datang ke daerah,” ujarnya. Ia tidak menutup-nutupi besarnya dampak tersebut dan bahkan menyebut angka penyusutannya. “Sekitar 200 sekian miliar,” katanya ketika ditanya lebih jauh.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *