Menurutnya, Polri kini menerapkan pendekatan “hulu ke hilir” mulai dari pencegahan di tingkat masyarakat, pengawasan jalur distribusi, hingga penindakan tegas terhadap jaringan internasional.
“Pendekatan komprehensif ini memastikan perang melawan narkoba tidak berhenti di penangkapan. Kami ingin memutus rantai peredarannya sampai akar,” ujar Kapolri.
Berkat operasi masif ini, lebih dari 629 juta jiwa dinilai terselamatkan dari bahaya narkoba yang mematikan.
Sejumlah pejabat tinggi negara juga turut hadir, di antaranya Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta para menteri dan kepala badan.
Mereka kompak menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Presiden dan Polri.
Momen di Lapangan Bhayangkara juga tidak sekadar seremoni, tetapi penegasan arah baru pemerintahan Prabowo bahwa perang terhadap narkoba kini menjadi bagian dari strategi besar menjaga kedaulatan dan masa depan bangsa.
Sumber : BPMI Setpres














