banner 720x220
News  

Prabowo Pimpin Pemusnahan 214 Ton Narkoba Senilai Rp29 Triliun

Sumber foto : BPMI Setpres
Sumber foto : BPMI Setpres

Jakarta,Kondusif.com,- Lapangan Bhayangkara, Jakarta, mendadak dipenuhi asap putih dari alat pemusnah incinerator yang beroperasi penuh pada Rabu (29/10/2025). Di tengah barisan pejabat negara, Presiden Prabowo Subianto berdiri tegas menyaksikan pemusnahan lebih dari 214 ton narkoba hasil sitaan selama setahun pemerintahan.

Langkah ini menjadi simbol perang total terhadap narkoba, sekaligus sinyal keras bahwa pemerintah tidak akan memberi ruang bagi sindikat perusak bangsa itu.

Pemusnahan Narkoba Prabowo, Komitmen Nyata Pemerintah

Sejak awal masa jabatannya, Prabowo menegaskan bahwa pemberantasan narkoba adalah isu pertahanan nasional, bukan sekadar urusan hukum.

Karena itu, ia turun langsung menyaksikan proses pemusnahan barang bukti yang nilainya ditaksir mencapai Rp29,37 triliun.

Sebelum dimusnahkan, tim Puslabfor Polri lebih dulu melakukan verifikasi dan pengujian laboratorium.

Setelah dinyatakan sah, Presiden menekan tombol simbolik, menandai dimulainya proses pemusnahan di hadapan ribuan personel Polri dan tamu undangan.

Pesan Tegas untuk Bangsa

Dalam pidatonya, Prabowo berbicara lantang.

Ia menyebut narkoba sebagai “musuh tak terlihat yang merusak masa depan bangsa dari dalam.” Ancaman itu, katanya, sama berbahayanya dengan ancaman militer.

“Kita tidak boleh lengah. Ancaman narkoba ini menghancurkan tanpa suara, merusak generasi muda, dan melemahkan pertahanan bangsa,” tegasnya.

Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada Polri, yang disebutnya bekerja tanpa lelah menekan peredaran barang haram tersebut hingga ke pelosok daerah.

Polri Gunakan Strategi Hulu-Hilir

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan bahwa hasil pemusnahan tersebut merupakan puncak dari operasi terpadu selama periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *