Menag memaparkan secara rinci posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia.
Ketinggian Hilal: Berkisar antara -2 derajat 24′ 42” (masih di bawah ufuk) hingga 0 derajat 58′ 47”.
Sudut Elongasi: Sangat rendah, yakni antara 0 derajat 56′ 23” hingga 1 derajat 53′ 36”.
“Secara hisab, data hilal pada hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas MABIMS. Bahkan, jika kita merujuk pada kalender hilal global versi Turki, mereka juga belum memulai Ramadan esok hari,” ujar Nasaruddin Umar dalam konferensi pers tersebut.
Seruan Persatuan dalam Perbedaan Mengingat hilal tidak terlihat dan tidak memenuhi syarat.
Sidang menyepakati untuk melakukan istikmal (menyempurnakan bulan Syakban menjadi 30 hari).
Ramadan 19 Februari 2026
Oleh karena itu, umat Islam di Indonesia akan mulai menjalankan ibadah puasa pada hari Kamis mendatang.
Menutup keterangannya, Menteri Agama berharap keputusan ini menjadi simbol kebersamaan bagi umat Islam sekaligus cermin persatuan bangsa.
Beliau juga berpesan agar masyarakat tetap saling menghormati jika terdapat perbedaan penetapan di kalangan warga.
“Seandainya ada di antara saudara kita yang memiliki keyakinan berbeda dalam memulai puasa, kami mengimbau agar perbedaan tersebut tidak menyebabkan perpecahan. Mari kita jadikan ini sebagai kekuatan untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.














