“Kami berhasil mencapai swasembada beras dan jagung lebih cepat dari target. Ini berkat pertanian presisi, teknologi tinggi, dan kecerdasan buatan,” katanya.
Presiden menilai capaian tersebut merupakan pencapaian tertinggi sejak kemerdekaan, membuktikan bahwa teknologi bisa menjadi kunci kedaulatan pangan Indonesia.
Lawan Perjudian Daring dan Kebocoran Ekonomi
Dalam forum yang sama, Prabowo menyoroti pentingnya kolaborasi global melawan kejahatan lintas negara, termasuk penyelundupan, perdagangan narkotika, dan perjudian daring.
Ia menyebut, praktik tersebut telah menyebabkan kerugian hingga 8 miliar dolar AS per tahun bagi Indonesia.
“Arus dana ilegal dari perjudian daring merugikan ekonomi nasional. Kerja sama internasional sangat penting untuk menghentikannya,” tegasnya.
Penguatan SDM Digital Jadi Fokus Utama
Selain itu, Presiden menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan keterampilan digital agar masyarakat siap menghadapi perubahan ekonomi global.
Ia juga menegaskan, pemerintah ingin berperan aktif dalam inisiatif APEC yang mendukung peningkatan kapasitas teknologi dan pendidikan.
“Kami ingin memperkuat kemampuan teknologi, memberdayakan UMKM, dan membangun sistem kesehatan yang tangguh,” ujarnya.
Menuju Masa Depan Teknologi yang Berdaulat
Menutup pernyataannya, Prabowo juga menekankan bahwa penguasaan teknologi menjadi kunci masa depan Indonesia yang berdaulat dan mandiri.
Menurutnya, hal itu hanya bisa dicapai melalui kolaborasi erat di kawasan Asia Pasifik.
“Kita harus mengendalikan masa depan teknologi kita sendiri. Melalui kerja sama di APEC, saya yakin kita bisa mencapainya,” pungkas Presiden Prabowo.














