Rekayasa Lalu Lintas: Penerapan sistem one way, contra flow, serta pengaturan ketat di area peristirahatan (rest area).
Fasilitas Pengamanan: Pengerahan personel di ribuan posko pengamanan untuk menjaga lokasi salat Id, objek wisata, hingga pusat perbelanjaan.
Stimulus Mudik: Pemerintah juga menebar berbagai insentif seperti diskon tarif tol, potongan tiket pesawat, hingga kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk memecah penumpukan arus.
Catat Tanggal Puncaknya!
Bupati mengingatkan warga untuk mewaspadai dua gelombang puncak arus mudik. Gelombang pertama diprediksi jatuh pada 14–15 Maret 2026, disusul gelombang kedua pada 18–19 Maret 2026.
Sementara itu, arus balik diperkirakan mencapai puncaknya pada akhir Maret mendatang.
Pesan untuk Masyarakat
Menutup keterangannya, Herdiat mengimbau masyarakat Ciamis agar merencanakan perjalanan lebih awal.
Ia menekankan bahwa keselamatan jauh lebih berharga daripada kecepatan di jalan raya.
”Kami meminta masyarakat memanfaatkan fasilitas yang sudah kami siapkan. Patuhi aturan lalu lintas dan jaga ketertiban, agar Idul Fitri tahun ini benar-benar membawa kebahagiaan bagi kita semua,” pungkasnya.














