Herdiat menegaskan bahwa Ciamis tidak bisa hanya mengandalkan transfer pemerintah pusat.
Kemandirian fiskal harus dibangun melalui perluasan basis pajak dan kepatuhan masyarakat dalam membayar kewajiban daerah.
“Kita omong kosong kalau ingin membangun daerah tanpa dukungan dana yang memadai,” tegasnya.
Ia juga memberi apresiasi kepada wajib pajak yang memenuhi kewajiban tepat waktu.
Menurutnya, kesadaran masyarakat adalah kunci agar pembangunan dapat berjalan lebih agresif dan terarah.
Herdiat menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia Tasikmalaya, BJB, dan PDAM Tirta Galuh yang menjadi sponsor kegiatan.
Dukungan tersebut dinilai membantu pemerintah menjalankan inovasi tanpa membebani APBD.
Ia berharap digitalisasi pajak yang kini berjalan dapat terus meningkat.
Selain memberikan kemudahan bagi wajib pajak, sistem digital dianggap mampu memperkecil kebocoran dan memperkuat transparansi keuangan daerah.
Dengan partisipasi masyarakat dan kolaborasi seluruh OPD, Herdiat optimistis kemampuan fiskal Ciamis dapat meningkat secara bertahap.














