
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono membenarkan adanya peristiwa pembacokan tersebut.
Ia menegaskan, petugas kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif pelaku.
“Benar, ada insiden pembacokan di wilayah Panawangan. Lima korban, satu meninggal dunia. Saat ini kami masih mendalami apakah pelaku benar-benar mengalami gangguan jiwa atau ada motif lain,” jelas AKP Carsono.
Pelaku yang diketahui bernama Farid berhasil diamankan petugas gabungan di lokasi tidak lama setelah kejadian.
Saat ini, ia telah dibawa ke Polsek Panawangan untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Polisi juga berkoordinasi dengan pihak medis dan keluarga pelaku untuk memastikan kondisi kejiwaannya.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut sebelum menentukan langkah hukum berikutnya,” pungkas Kasat Reskrim.
Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam bagi warga Dusun Legok 2.
Selain kehilangan salah satu warganya, masyarakat kini berharap aparat dapat memberikan perhatian khusus bagi warga dengan gangguan kejiwaan agar kejadian serupa tidak terulang.














