2. Danrem 172/PWY: Brigjen TNI Robby Suryadi menggantikan Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu.
3. Dandim 1710/Mimika: Letkol Inf Teuku Jozanda menggantikan Letkol Inf Redi Dwi Yuda Kurniawan.
4. Dandim 1716/Tolikara: Letkol Inf Derek Serebi Rumbino menggantikan Letkol Inf Justus Bernard Mara.
Selain itu, pelantikan juga mencakup pergantian komandan di jajaran Pomdam, Zidam, Lanal Nabire, hingga Dansatgas Korpasgat.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi besar pembinaan personel yang dilakukan secara berkesinambungan.
Wujudkan Profesionalisme Melalui Reward and Punishment
Melalui sambutannya, Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa perombakan jabatan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi.
Sebaliknya, hal ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam merespons dinamika situasi di wilayah penugasan yang terus berkembang.
”Penyerahan jabatan ini adalah upaya nyata untuk mewujudkan profesionalisme dan akuntabilitas organisasi. Kami menerapkan prinsip reward and punishment secara konsisten agar setiap perwira mampu memberikan dedikasi terbaiknya,” pungkas Panglima TNI.
Dengan pergantian nakhoda di berbagai pos strategis ini, TNI berharap efektivitas operasional, khususnya di wilayah Papua dan sekitarnya, dapat semakin meningkat demi menjaga kedaulatan NKRI.














