Kekerasan seksual masih menjadi kasus dominan dengan dampak serius terhadap perkembangan anak.
Dalam konteks digital, praktik child grooming dinilai sebagai ancaman nyata yang memerlukan pendekatan pencegahan, edukasi publik, serta advokasi berbasis data dan etika digital.
Ketua Umum demisioner PC IMM Ciamis Raya, Muhammad Fikri Robbani, S.Kep., Ners., menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader atas kebersamaan dan konsistensi perjuangan organisasi selama masa kepemimpinannya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan seluruh kader IMM Ciamis Raya. Kepemimpinan selanjutnya saya harapkan mampu menjaga nilai-nilai ideologis IMM sebagai gerakan mahasiswa Islam yang intelektual dan berkemajuan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum terpilih PC IMM Ciamis Raya, Gin-Gin Rahmat Permana, S.I.Pol., menegaskan bahwa kepemimpinan ke depan akan difokuskan pada penguatan peran IMM di ruang publik, khususnya dalam advokasi kebijakan dan isu sosial.
“IMM Ciamis Raya harus hadir sebagai organisasi mahasiswa yang mampu memanfaatkan ruang digital untuk advokasi ilmiah, dialog publik yang sehat, serta pengawalan isu perlindungan anak dan kebijakan daerah secara objektif dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Melalui Muscab ke-VIII ini, PC IMM Ciamis Raya menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan nilai-nilai Trilogi IMM dan spirit Islam Berkemajuan Muhammadiyah, serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di Kabupaten Ciamis.
Selama kegiatan, berjalan dengan tertib, khidmat, lancar, aman dan kondusif.***
Penulis: Hasna Ismie Lutfiyah














