Kasus ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan tokoh agama.
KH. Saeful Uyun menekankan bahwa cara terbaik menyelesaikan masalah adalah dengan dialog dan jalur hukum, bukan tindakan anarkis.
“Percayakan kepada penegak hukum. Jangan mudah terprovokasi. Kita semua harus berpikir jernih demi masa depan bangsa dan daerah kita,” ujarnya.
Pesan Ketua MUI Ciamis ini menjadi penting karena turut memperkuat ajakan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang sebelumnya juga meminta masyarakat menjaga kondusivitas daerah.
Peran tokoh agama diharapkan mampu meredam emosi warga serta memberikan pencerahan agar kejadian serupa tidak terulang.
KH. Saeful Uyun pun menutup imbauannya dengan harapan agar masyarakat tidak mengorbankan keamanan hanya demi kepentingan sesaat.
“Kita ingin Indonesia sejahtera, dan itu bisa terwujud jika kita menjaga keamanan dan kedamaian. Mari bersama-sama jaga Ciamis dengan hati,” pungkasnya.














