banner 720x220

Modus Penyelidikan Online, Warga Banten Kena Tipu Rp700 Ribu Setelah Ikut Zoom Meeting

Namun setelah uang dikirim, pelaku menghilang tanpa jejak.

“Katanya itu uang barang bukti pencucian uang. Kita yang awam soal hukum ya pasti ketar-ketir, takut. Padahal udah dibilang nggak kenal siapa-siapa, nggak tahu apa-apa,” lanjut Maya.

Penyelidikan Online Sudah Coba Lapor

Usai kejadian, pasangan ini mencoba melapor ke situs resmi kepolisian secara online, namun sistem pelaporan saat itu tidak bisa diakses.

Mereka akhirnya memilih mengikhlaskan uang yang hilang tersebut.

“Tadi malam udah lapor online, cuma situsnya nggak bisa katanya. Jadi ya sudah lah, diikhlaskan aja. Semoga Allah ganti dengan yang lebih baik,” ujar Maya dengan nada pasrah.

Maya berharap, tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban dengan modus serupa.

Ia menegaskan, tidak ada penyelidikan hukum yang dilakukan melalui Zoom meeting atau telepon pribadi, apalagi sampai meminta uang.

“Kita jadi tahu sekarang, ternyata nggak ada yang namanya penyelidikan online. Kalau ada yang ngaku begitu, itu pasti penipuan,” tegasnya.

Kasus yang dialami Maya dan pacarnya kini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat luas.

Penipuan digital semakin canggih, bahkan menggunakan data pribadi asli untuk menakut-nakuti korban agar segera mentransfer uang.

Pesan untuk Pembaca

Redaksi Kondusif.com mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap panggilan atau pesan yang mengatasnamakan aparat hukum tanpa surat resmi dan tanpa dipanggil langsung ke kantor kepolisian.

Jika menerima panggilan semacam ini, segera laporkan ke nomor darurat 110 atau datangi Polsek terdekat untuk memverifikasi kebenarannya.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *