banner 720x220
News  

Menhub Minta Pemudik Jangan “Ngeyel” Pulang Barengan: “Manfaatkan WFA, Hindari Tanggal Keramat”

Sumber foto: Sekretariat Kepresidenan
Sumber foto: Sekretariat Kepresidenan

​”Volume kendaraan menuju Jakarta melonjak sangat signifikan. Kami berharap rekayasa one way ini bisa sedikit memberi ruang napas bagi pemudik agar perjalanan kembali ke kota asal tidak terlalu melelahkan,” tambah Menhub.

​Rest Area dan Aturan Logistik Jadi Sorotan

Kepadatan di titik lelah juga mulai diantisipasi. Saat ini, Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek ditutup sementara untuk mencegah antrean kendaraan yang mengular hingga ke bahu jalan.

Sebagai gantinya, pemudik disarankan bergeser ke Rest Area KM 42B atau KM 19B yang relatif lebih longgar.

​Namun, kelancaran ini tidak akan terjadi jika para pengusaha angkutan barang membandel.

Menhub kembali “menyentil” para pengusaha logistik agar benar-benar mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai pembatasan operasional kendaraan barang selama periode ini.

​”Saya tidak bosan-bosan menyerukan kepada pengusaha logistik: patuhi aturan pembatasan. Jangan memaksakan beroperasi di jalur mudik sekarang. Ini demi keselamatan dan kenyamanan jutaan orang yang sedang di jalan,” tegasnya.

​Bagi Anda yang masih berada di kampung halaman, Menhub menyarankan untuk terus memantau rute dinamis melalui aplikasi Travoy atau Call Center Jasa Marga sebelum memacu kendaraan.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *