banner 720x220

Mengenal Arti Huruf K dalam Harga

Ekonomi&Bisnis,Kondusif.com,- Arti huruf K dalam harga, Pernah nggak sih kamu lagi nongkrong di kafe yang estetik, lalu pas lihat buku menu, harganya tertulis “Brown Sugar Latte … 28K”?

​Atau mungkin lagi scrolling di marketplace, nemu baju lucu dengan keterangan harga “Sale: 99K Only!”.

​Pernah terpikir nggak, kenapa mereka nggak tulis saja “Rp 28.000” atau “10 ribu rupiah”?

Kenapa harus pakai huruf “K”? Apa cuma biar kelihatan keren dan kebarat-baratan, atau ada strategi psikologi yang sedang “dimainkan” ke dompet kita?

​Yuk, kita bedah rahasia di balik huruf “K” ini.

​1. Warisan Matematika: Si “Kilo” yang Melanglang Buana

​Secara teknis, huruf “K” itu singkatan dari Kilo. Dalam satuan internasional (SI), kilo berasal dari bahasa Yunani chilioi yang berarti seribu.

​Kita sudah terbiasa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari:

​1 kilometer = 1.000 meter

​1 kilogram = 1.000 gram

​Dunia finansial dan teknologi kemudian mengadopsi ini untuk menyingkat angka nol yang berderet panjang.

Jadi, daripada layar penuh dengan angka nol, dipilihlah “K” sebagai jalan pintas yang universal.

​2. Efek Psikologis: Menghapus “Sakitnya” Mengeluarkan Uang

​Ini alasan yang paling cerdik. Dalam ilmu perilaku konsumen, ada fenomena yang disebut “Pain of Paying” (rasa sakit saat membayar).

​Melihat deretan angka nol yang panjang (seperti Rp 100.000) secara bawah sadar memberikan beban psikologis bahwa kita sedang mengeluarkan uang dalam jumlah besar. Angka nol yang banyak itu terlihat “berat”.

​Dengan menuliskan 100K, penjual berhasil:

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *