“Kami memulai distribusi di dua desa tersebut karena sebelumnya belum pernah menerima program MBG,” jelas Ilham.
Ia menambahkan, secara keseluruhan jumlah penerima manfaat MBG di wilayah layanan SPPG De La Tina pada tahap awal mencapai 2.611 orang.
Para penerima tersebar di empat desa, yakni Kutawaringin, Bantardawa, Sukamaju, dan Padaringan.
Namun demikian, penyaluran dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun sesuai petunjuk teknis.
MBG SDN 1 Kutawaringin Disalurkan Perdana
Pada hari pertama, menu MBG yang dibagikan terdiri dari nasi, ayam kecap, tempe, sayuran segar, kerupuk, serta buah jeruk.
Menu tersebut telah disusun secara terencana dan akan berganti setiap hari agar tetap menarik bagi siswa.
“Sudah ada menu induk yang disiapkan untuk beberapa waktu ke depan. Setiap hari menunya berbeda agar anak-anak tetap tertarik,” tambahnya.
Selain variasi menu, Ilham menegaskan bahwa higienitas dan keamanan pangan menjadi perhatian utama.
Seluruh proses, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian, diawasi secara ketat oleh tim khusus.
“Kami melakukan pengawasan dari tahap pengolahan sampai pemorsian. Sampel makanan juga diambil sebagai bagian dari pengendalian mutu. Tim kami melibatkan ahli gizi serta petugas khusus untuk memastikan makanan aman dan berkualitas,” pungkasnya.
Wartawan: Mas Mul














