banner 720x220
News  

MBG Ramadan: BGN Larang Pangan Instan, Ini Menu Penggantinya

Sumber foto: Humas BGN
Sumber foto: Humas BGN

​Produk olahan lokal yang mampu bertahan hingga 12 jam.

​Meski demikian, Dadan menggarisbawahi bahwa tidak semua produk pabrikan dilarang total.

Produk seperti susu UHT tetap diizinkan selama tidak mengandung kadar gula yang membahayakan kesehatan.

​Skema “Bungkus” untuk Berbuka Puasa

​Menyesuaikan dengan khidmatnya bulan Ramadan, BGN juga merombak total skema distribusi di lapangan.

Alih-alih makan bersama di sekolah, makanan akan dibagikan dengan sistem take-away.

​Para siswa di wilayah mayoritas Muslim akan menerima paket makanan di sekolah, namun paket tersebut disiapkan untuk dibawa pulang sebagai menu berbuka puasa.

Strategi ini memastikan anak-anak tetap mendapatkan asupan bergizi tepat saat mereka membatalkan puasa.

​”Namun, bagi daerah-daerah yang mayoritas penduduknya tidak menjalankan ibadah puasa, pelayanan SPPG akan tetap berjalan normal seperti hari biasa,” tambah Dadan.

​Melalui kebijakan ini, BGN mencoba membuktikan bahwa menjalankan ibadah bukan berarti harus menurunkan standar gizi.

Sebaliknya, Ramadan menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat bahwa makanan yang awet tidak selalu harus berasal dari kemasan plastik yang penuh dengan pengawet.

banner 720x220
Penulis: uzaEditor: Fauza Khodir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *