banner 720x220
News  

MBG Berpotensi Memicu Inflasi? BGN Ingatkan Urgensi Diversifikasi Menu

Sumber foto : Humas BGN
Sumber foto : Humas BGN

Nanik menegaskan bahwa diversifikasi harus menjadi strategi utama agar program MBG tidak menciptakan tekanan lanjutan.

Ia mencontohkan kentang yang saat ini produksinya tinggi tetapi kurang terserap di beberapa wilayah.

Karena itu, BGN telah meminta agar komoditas tersebut dimasukkan sebagai alternatif sumber karbohidrat.

“Tujuannya bukan hanya menjaga harga tetap stabil, tapi juga membantu petani dan pelaku UMKM lokal,” imbuhnya.

Selain itu, BGN juga mencatat tanda-tanda gejolak pasokan seperti ketersediaan buah yang mulai berkurang di pasar induk.

Sejumlah sayuran seperti buncis, kacang panjang, dan pakcoy pun menunjukkan tren kenaikan harga.

Kondisi ini memperkuat kebutuhan diversifikasi agar SPPG tidak bertumpu pada satu atau dua komoditas saja.

“Kita akan terus menyesuaikan penggunaan bahan baku dengan dinamika harga harian. Komoditas yang harganya turun akan kita dorong penggunaannya, sementara yang naik akan kita kurangi,” tegas Nanik.

BGN berharap langkah ini dapat menjaga pelaksanaan MBG tetap stabil tanpa memberi tekanan tambahan pada pasar, sekaligus memastikan tujuan utama program yaitu penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat tetap berjalan optimal.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *