Penyebab: Didominasi masyarakat yang melakukan tradisi ngabuburit.
Volume Kendaraan: Rata-rata 500 unit (roda dua dan roda empat) melintas setiap harinya menuju arah Jawa Tengah maupun Kota Tasikmalaya.
Guna mengantisipasi kemacetan, sebanyak 20 personel terjun langsung ke lapangan setiap hari.
Mereka secara aktif menyisir titik-titik rawan, mulai dari kawasan pasar hingga sekitar Alun-Alun Manonjaya.
”Setiap hari tim melaksanakan rangkaian pengamanan, mulai dari apel siaga, patroli kewilayahan, hingga pengaturan lalu lintas di titik-titik krusial,” jelasnya lebih lanjut.
Kendati situasi terpantau kondusif, pihak kepolisian tetap memberikan catatan penting terkait keselamatan berkendara.
AKP Soni menyayangkan masih adanya pemudik maupun warga lokal yang abai terhadap aturan keselamatan dasar.
”Kami terus mengimbau masyarakat agar tetap disiplin dan patuh aturan. Faktanya, di lapangan kami masih menemukan banyak pengendara roda dua yang nekat tidak menggunakan helm,” pungkasnya.
Laporan: Heni Nurhaeni/Kondusif.com














