Selain memperhatikan kebersihan fisik, madrasah juga menekankan etika siswa di sekolah dan di luar sekolah.
Dalam konteks itulah, Elis mengajak orang tua untuk terlibat aktif dalam mendukung peraturan madrasah.

Ia mengingatkan pentingnya mentaati surat edaran terbaru dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pembatasan jam malam dan larangan siswa menggunakan kendaraan bermotor.
“Kami harap orang tua ikut serta dalam membangun kebiasaan baik. Mulai dari kedisiplinan jam pulang, keamanan lalu lintas, hingga menaati tata tertib madrasah,” tegasnya.
Siswa kelas 8, Hamzah, merasakan sendiri perubahan suasana belajar tahun ini yang lebih tertib dan nyaman.
“Saya lebih semangat sekolah karena suasananya teratur, bersih, dan guru-gurunya menyenangkan,” ujarnya.
Sementara Dalfa, siswi kelas 7 yang baru masuk, merasa bangga bisa sekolah di madrasah yang menjaga adab dan lingkungan.
“Sekolahnya asri, banyak pohon, dan semua kegiatan terasa bernilai. Saya senang bisa jadi bagian dari MTsN 13,” kata nya.
Melalui pendekatan menyeluruh, mulai dari pembiasaan religius, penguatan kurikulum, pembelajaran digital, hingga keterlibatan orang tua.
MTsN 13 Ciamis membuktikan diri sebagai madrasah yang tidak hanya peduli pada prestasi, tetapi juga pada pembentukan generasi berkarakter, berakhlak, dan cinta lingkungan.














