Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, mengingat cuaca ekstrem masih berlangsung.
“Kami minta masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi jika ada tanda-tanda bahaya,” tegasnya.
Warga terdampak pun menyampaikan apresiasi atas cepatnya respons dari berbagai pihak. Rahman, warga Dusun Cipeundeuy, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diterima.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Kapolres dan tim. Bantuan logistik dan tempat mengungsi ini sangat kami butuhkan,” ujarnya.
Idi (64), warga lansia dari Desa Sadapaingan, juga merasa lega bisa selamat dari bencana.
“Yang penting sekarang kami selamat. Mudah-mudahan tanahnya nggak turun lagi. Terima kasih buat semua yang sudah bantu,” katanya.
Sementara itu, Ibu Evi (43), seorang ibu rumah tangga yang ikut mengungsi bersama anak-anaknya, mengaku sempat panik saat kejadian.
“Waktu tanah mulai bergerak, saya langsung bawa anak-anak lari ke luar rumah. Alhamdulillah sekarang kami aman, dan sudah dapat bantuan. Terima kasih untuk semua yang sudah peduli,” tutur Evi dengan mata berkaca-kaca.
Peninjauan berlangsung aman dan tertib, menjadi bukti sinergi nyata antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat bencana alam.***














