“Yang utama keselamatan warga dulu. Setelah aman, baru kita bantu bersihkan material longsor,” ujar Yaya di sela kegiatan.
Selain petugas kepolisian, Camat Panjalu dan Kepala Desa Sandingtaman turut hadir bersama puluhan warga.
Mereka saling bahu-membahu membersihkan sisa lumpur dan memperbaiki akses jalan.
Menurut warga, kehadiran aparat membantu mempercepat proses pembersihan.
“Bersama-sama jadi lebih ringan. Kalau sendiri, mungkin butuh berhari-hari,” kata warga setempat.
Sementara itu, pihak BPBD Ciamis mengingatkan agar warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat curah hujan masih tinggi di kawasan Panjalu.
Upaya gotong royong di Sandingtaman menjadi contoh nyata bahwa penanganan bencana tidak cukup mengandalkan aparat, tetapi juga kekuatan solidaritas masyarakat.














