Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan bagian dari transformasi pendidikan nasional berbasis teknologi.
“Bapak dan Ibu sekalian adalah bagian penting dari perubahan. Semoga ini menjadi momen bersejarah yang membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan,” katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, H. Ferdiansyah, S.E., M.M., menyoroti peran SIBI dalam pemerataan pendidikan.
Ia menyebut platform ini menyediakan buku-buku Kurikulum Merdeka serta materi belajar lain dalam bentuk teks, audio, maupun interaktif.
“Literasi digital tidak hanya untuk siswa, tapi juga untuk orang tua dan pembelajar sepanjang hayat. Ini instrumen penting untuk mendukung pendidikan inklusif,” tegasnya.
Dengan kehadiran SIBI, para pendidik di Tasikmalaya diharapkan menjadi ujung tombak penggerak literasi digital.
Kegiatan ini juga menjadi langkah awal menuju terbentuknya budaya belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.














