Gol ini menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 untuk Laskar Singacala.
Memasuki babak kedua, Perserang langsung menaikkan intensitas serangan. Mereka memasang garis pertahanan tinggi dan menekan habis PSGC.
Strategi tersebut membuahkan hasil pada menit ke-59. Irfan memanfaatkan situasi di kotak penalti untuk melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi kiper Iyan, sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Gol itu menjadi pemicu Perserang tampil lebih agresif.
Serangan bertubi-tubi mereka lepaskan, membuat Iyan harus beberapa kali berjibaku menyelamatkan gawangnya dari ancaman serius.
Hingga pertengahan babak kedua, PSGC kesulitan keluar dari tekanan.
Namun, menjelang laga berakhir, mereka mulai bangkit dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Meski begitu, upaya tersebut belum mampu mengubah keadaan.
Sampai peluit panjang dibunyikan, skor tetap 1-1. Kedua tim akhirnya harus rela berbagi satu poin pada laga pembuka yang berlangsung ketat dan penuh tensi.














