”Kami membawa beberapa bantuan penting, mulai dari sembako, makanan siap saji, selimut, hingga kasur. Selain itu, kami juga memberikan kidsware dan makanan bayi agar kebutuhan anak-anak di pengungsian tetap terjaga,” tambah Ihsan.
Distribusi Sesuai Data, Siap Tambah Kuota
Untuk tahap awal, Ihsan menjelaskan bahwa pihaknya telah mendistribusikan puluhan paket makanan siap saji berdasarkan data darurat yang diterima dari lapangan.
Namun, ia menegaskan bahwa jumlah ini bersifat dinamis dan siap ditambah sewaktu-waktu.
”Untuk makanan siap saji, tadi kami membawa 40 paket sesuai data awal. Namun, jika nanti ada penambahan jumlah korban atau kebutuhan meningkat, kami akan segera menambah pasokan sesuai permintaan di lapangan,” pungkasnya.
Sinergi di Garis Depan
Kehadiran logistik dari Dinas Sosial ini melengkapi gerak cepat Bupati Herdiat Sunarya yang sebelumnya telah memantau evakuasi serta persiapan alat berat.
Dengan tibanya makanan bayi dan perlengkapan tidur, warga yang bertahan di pengungsian kini bisa sedikit bernapas lega di tengah upaya pemerintah menutup tanggul Sungai Citalahab yang jebol.
Hingga tengah malam, petugas Dinsos bersama relawan Tagana masih terus mendata distribusi bantuan agar tepat sasaran.
Kemudian, tidak ada warga yang terlewatkan.














