CIAMIS,Kondusif.com,– Investasi Budaya PAD Ciamis,- Kabupaten Ciamis mulai memandang kebudayaan bukan sekadar warisan masa lalu yang statis, melainkan aset ekonomi strategis bagi masa depan.
Dalam forum Sawala Ageung DKKC di Karangkamulyan, Minggu (18/1/2026) Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya.
Untuk mengonversi kelestarian budaya menjadi penggerak utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisbudpora) Ciamis, Dian Budiana, mengungkapkan bahwa setiap derap pembangunan di Ciamis ke depan harus memiliki “sentuhan budaya”.
Menurutnya, nilai jual sebuah daerah terletak pada keunikan identitasnya yang tidak dimiliki daerah lain.
”Pembangunan Kabupaten Ciamis harus berwawasan budaya. Hal ini tentu akan berdampak langsung pada pengembangan PAD, karena ada nilai tambah dari sisi kebudayaan yang kita tawarkan kepada dunia luar,” ujar Dian.
Pariwisata Berbasis Kebudayaan
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Ciamis, Heryan Rusyandi, menekankan bahwa industri pariwisata sangat bergantung pada napas kebudayaan.
Tanpa budaya yang lestari, destinasi wisata akan kehilangan “ruh” dan daya tariknya.
Heryan menjelaskan bahwa destinasi wisata di Ciamis, baik yang dikelola kabupaten maupun desa wisata.














