Bantuan ini berupa uang tunai dan kebutuhan pokok, yang diharapkan bisa sedikit meringankan beban hidup anak-anak yatim.
Suasana Penuh Haru dan Senyum Bahagia
Sejak pagi, suasana di Masjid Jami’ sudah ramai. Anak-anak yatim datang dengan pakaian rapi, sebagian diantar orang tua atau wali.
Ketika nama mereka dipanggil satu per satu untuk menerima santunan, senyum malu-malu muncul dari wajah-wajah kecil itu.
Beberapa warga yang hadir tak kuasa menahan haru.
Selain itu, ada juga yang diam-diam menyeka air mata, terutama saat melihat anak-anak itu memeluk erat bingkisan yang mereka terima.
“Kami sangat terharu. Tidak menyangka sebanyak ini anak-anak yatim di desa kami. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli,” ucap seorang warga yang hadir.
Harapan Jadi Agenda Tahunan
Dalam penutupan acara, Ade Iip menyampaikan harapannya agar Lebaran Yatim bisa terus digelar setiap tahun dan menjadi tradisi yang tak terputus di Desa Margaluyu.
“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur. Semoga Allah membalas kebaikan Anda semua dengan rezeki yang berlipat. Dan kami berdoa agar kegiatan ini bisa rutin setiap tahun, agar senyum anak-anak ini terus tumbuh,” pungkasnya.














