”Kami sempat berbincang dengan mereka tentang liburannya, dan ternyata mereka sangat bersemangat kembali ke kelas. Ini sinyal positif untuk memulai aktivitas akademik,” tambahnya.
Mengejar Target Akademik
Namun, SMPN 1 Manonjaya tak ingin berlama-lama dalam euforia liburan.
Memasuki hari kedua, Selasa, sekolah ini langsung “tancap gas” melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara normal.
Langkah cepat ini diambil bukan tanpa alasan. Para siswa kelas 9 kini tengah berpacu dengan waktu untuk menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang sudah di depan mata.
Asep menegaskan bahwa efektivitas waktu adalah kunci.
Oleh karena itu, ritual seremonial hanya dilakukan pada hari pertama.
Hari Pertama: Fokus pada halalbihalal dan sosialisasi informasi penting.
Hari Kedua: Ruang-ruang kelas sudah kembali riuh dengan diskusi pelajaran.
Menjaga Keseimbangan Moral
Di balik ambisi mengejar prestasi akademik, SMPN 1 Manonjaya tetap memegang teguh prinsip keseimbangan.
Bagi Asep dan jajarannya, mencetak siswa yang pintar secara intelektual saja tidaklah cukup.
Pendidikan moral tetap menjadi fondasi utama dalam setiap kegiatan sekolah.
”Sisi moral tidak boleh luput. Kami berupaya agar lahir dan batin mereka seimbang. Harapannya, mereka tumbuh menjadi anak saleh yang cerdas, sekaligus berguna bagi nusa dan bangsa,” pungkas Asep menutup pembicaraan.
Laporan: Heni Nurhaeni














