Sementara itu, Mira Miranti menyoroti bagaimana perayaan Hari Kartini justru kerap terjebak pada lomba-lomba bertema domestik, seperti memasak dan merias wajah.
Pertanyaan menarik datang dari Intan Nur Permatasari soal perbedaan antara feminisme dan GTA. Menjawabnya, Sarah menjelaskan bahwa feminisme adalah gerakan kesadaran, sedangkan GTA merupakan langkah konkret dalam mewujudkan kesetaraan.
“Feminisme menyadarkan. GTA mengubah sistem,” ujarnya lugas.
Dorongan untuk Bergerak Nyata
Diskusi ini menjadi langkah awal KOPRI Unigal dalam mendorong gerakan kesetaraan gender yang lebih progresif dan aplikatif. Mereka berharap, semangat yang tumbuh dari forum ini bisa menjadi pemicu perubahan sosial yang lebih luas.
“Kami ingin kesetaraan tidak berhenti jadi topik seminar, tapi jadi aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujar panitia pelaksana.***














