Kemudian, solidaritas, dan gerakan memberi yang terus hidup.
Sarah menegaskan bahwa isu ekologi, filantropi, dan ekonomi syariah harus menjadi ruang aktual bagi perempuan untuk tampil sebagai pemimpin perubahan sosial.
“Kami ingin perempuan hadir sebagai aktor utama yang menanam kebaikan, menguatkan ekonomi umat, dan membangun kesadaran ekologis,” ujarnya menegaskan.
Majelis Pembina Cabang PMII Ciamis, Aef Saepudin, turut mendorong agar gerakan perempuan terus diperluas ke berbagai sektor yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Ia mengapresiasi aksi nyata seperti penanaman pohon dan diskusi filantropi.
Menurutnya, itu mencerminkan kepedulian perempuan muda terhadap lingkungan dan kemanusiaan.
Aef juga meminta konsistensi gerakan perempuan dalam isu ekologis, ekonomi, dan sosial demi mewujudkan masyarakat yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Rangkaian HARLAH dimulai dengan penanaman pohon bersama sebagai simbol harapan dan kontribusi jangka panjang terhadap ruang terbuka hijau di Ciamis.
Kegiatan berlanjut dengan talkshow inspiratif bersama praktisi perempuan yang membahas pembangunan hijau, ekonomi umat, dan kepemimpinan perempuan yang inklusif.
Melalui seluruh agenda tersebut, KOPRI Ciamis menegaskan komitmen kuat terhadap gerakan ekologis.
Kemudian, filantropi, dan pemberdayaan perempuan di tingkat lokal.
Dengan semangat “Perempuan Hebat, Indonesia Kuat”, KOPRI terus melangkah merawat bumi.
Menguatkan solidaritas, dan membangun fondasi peradaban masa depan yang berkelanjutan.














