Ciamis,Kondusif.com,– Keteladanan humanis kembali menjadi sorotan di jajaran Polres Ciamis. Di bawah komando AKBP H. Hidayatullah, budaya kepolisian kini berubah lebih hangat dan setara.
Bukan tanpa alasan, sang Kapolres menanggalkan panggilan “komandan” yang selama ini dianggap menciptakan jarak antara atasan dan bawahan.
Sebagai gantinya, ia meminta personelnya memanggilnya dengan sapaan lebih akrab: Bapak, Mas, atau Aa.
Sapaan itu bukan sekadar simbol, melainkan bentuk komunikasi positif yang menumbuhkan rasa setara.
Perubahan sederhana itu menjadi pembeda gaya kepemimpinan AKBP Hidayatullah. Pendekatan ini kini disebut banyak pihak sebagai wajah baru Polri yang lebih humanis.
Dr. Ketut Abid Halimi dari Indonesia Award Magazine menilai langkah tersebut sebagai inovasi komunikasi yang berani dan efektif.
“Beliau menghapus jarak komando yang kaku. Itu membangun kesetaraan luar biasa dan berdampak langsung pada kinerja anggota,” ungkap Dr. Ketut.
Menurutnya, kebiasaan baru itu menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman, terbuka, dan mendorong solidaritas antaranggota kepolisian.
“Kapolres Ciamis ini menunjukkan bahwa kepemimpinan bisa hangat tanpa kehilangan ketegasan,” tambahnya.
Sementara itu, AKBP Hidayatullah menyadari perubahan mindset harus dimulai dari pimpinan.














