CILACAP,Kondusif.com,- Alih-alih membiarkan limbah pertanian menumpuk tanpa guna, sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis justru melihat peluang emas di tumpukan sekam padi Desa Sidanegara.
Pada Selasa (10/3/2026), mereka resmi menyerahkan mesin cetak briket arang hasil inovasi mandiri kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidanegara, Kecamatan Kedungreja, Cilacap.
Penyerahan alat yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sidanegara ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas mahasiswa mampu menjawab persoalan lokal.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sidanegara, Satiman, jajaran perangkat desa, pengurus BUMDes, serta tokoh masyarakat setempat.
Menyulap Sampah Menjadi Berkah
Gagasan ini bermula saat para mahasiswa mengamati melimpahnya sisa penggilingan padi yang seringkali hanya dibuang atau dibakar sia-sia.
Padahal, dengan sentuhan teknologi tepat guna, sekam tersebut memiliki potensi besar sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.
Soni Ramdani, Ketua KKN Desa Sidanegara, menegaskan bahwa timnya sengaja merancang mesin ini dengan prinsip kemudahan operasional.
Ia ingin memastikan masyarakat desa tidak kesulitan saat memproduksi briket secara mandiri.














