Ciamis,kondusif.com,– Keracunan SMPN 4 Pamarican,– Dugaan Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa SMP Negeri 4 Pamarican, Senin (29/9/2025), langsung mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis.
Kepala Dinas Pendidikan, Erwan Darmawan, memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengusut tuntas penyebab insiden ini.
“Kami sudah mendapat laporan adanya keracunan di SMPN 4 Pamarican. Namun, belum bisa memastikan sumbernya. Dugaan sementara dari paket Makan Bergizi Gratis (MBG), tapi masih sebatas indikasi. Saat ini kami bersama Dinas Kesehatan, Puskesmas, Dinas Peternakan, dan aparat setempat sedang melakukan investigasi,” ujar Erwan.
Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
Data sementara mencatat 35 siswa terdampak. Dua orang harus dirujuk ke RS Banjar karena kondisinya lebih serius, 13 siswa dirawat di Pamarican, sementara dua lainnya mendapat perawatan di Banjarsari.
Sejak siang hari, belasan ambulans mondar-mandir mengevakuasi siswa yang tumbang dengan gejala mual, pusing, sakit ulu hati, hingga sesak napas.
Di sekolah, tim medis bahkan sempat memberikan oksigen sebelum membawa korban ke fasilitas kesehatan.
Kepala SMPN 4 Pamarican, Titi Hartini, menyebut jumlah korban sempat terus bertambah.
“Betul ada yang sakit, jumlahnya terus bertambah. Beberapa dirujuk ke Puskesmas, dan sebagian harus dibawa ke RS Banjar untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Sementara itu, sekitar 40 siswa lain dipantau ketat oleh tim medis di sekolah.
Ayam Diduga Jadi Penyebab
Fokus dugaan awal mengarah pada lauk ayam dalam paket MBG.
Seorang guru, Abdul Aziz, mengaku mendengar laporan siswa terkait bau tidak sedap pada daging ayam yang dibagikan.














