Mereka tetap menata ruang kelas seindah mungkin agar tetap sesuai dengan konsep hutan tropis.
Kreativitas siswa kelas 9G mendapat apresiasi langsung dari Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Edi Riswandi Hidayatullah, S.Pd., M.M.
Menurutnya, karya seni bertema alam mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan dan membuktikan bahwa kreativitas bisa menjadi media edukasi yang efektif.
“Kehidupan itu untuk memberikan keindahan. Apa pun yang ada di alam bisa menjadi karya yang bermanfaat dan eksotis,” ujarnya.
Ia juga menilai bahwa kegiatan seperti ini mampu menanamkan nilai estetika sekaligus mengajarkan generasi muda agar tidak mengabaikan alam.
Melalui tema “Hutan,” para siswa 9G tak hanya menampilkan keindahan visual, tetapi juga pesan ekologis tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam.
Karya mereka menjadi pengingat bahwa hutan bukan tempat menyeramkan, melainkan ruang kehidupan yang harus dirawat bersama.
Ajang ini membuktikan bahwa kreativitas, kerja sama, dan cinta lingkungan bisa berpadu indah dalam karya seni sederhana namun bermakna.














