Untuk mempercepat pemulihan di Aceh Tamiang, Polri telah mengambil langkah nyata melalui:
Pengerahan Alat Berat: Sejumlah alat berat diterjunkan untuk mempercepat proses pembersihan material pascabencana.
Kemudian, personel Lapangan: Sebanyak 1.102 personel kepolisian dikerahkan khusus untuk penanggulangan bencana di wilayah Aceh Tamiang.
Selanjutnya, Komitmen Regional: Polri berkomitmen terus membantu proses pemulihan masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Jenderal Sigit menekankan bahwa Polri akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan proses mulai dari pascabencana, rekonstruksi.
Hingga pengaktifan kehidupan normal masyarakat berjalan lancar.
“Kita harus pastikan semuanya kembali normal melalui kerja sama Polri, masyarakat, dan seluruh pihak terkait,” pungkasnya.***














