Sementara itu, Kepala KUA Cihaurbeuti, H. Asep Juhanda, menekankan Magrib Mengaji sebagai sarana menanamkan akhlak sejak dini.
“Pembiasaan mengaji selepas magrib akan membentuk karakter religius yang kuat,” jelasnya.
Ketua MUI Kecamatan Cihaurbeuti, KH. Endang Yuyud, turut mengapresiasi komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut.
Ia berharap kerja sama ini berjalan konsisten dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan dihadiri kepala desa, kepala sekolah, pengawas pendidikan, para dai, organisasi kepemudaan, serta tokoh agama se-Kecamatan Cihaurbeuti.
Acara berlangsung tertib, diawali pembukaan, doa, menyanyikan Indonesia Raya, sambutan, hingga penandatanganan naskah kerja sama.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif hingga acara berakhir.














