banner 720x220
News  

Karut-Marut Sanitasi, Badan Gizi Nasional ‘Rumahkan’ 1.528 Satuan Pelayanan

Sumber foto: Humas BGN
Sumber foto: Humas BGN

​Kedua, kategori Non-Kejadian Menonjol (Non-KM) yang menjaring 692 unit.

Penutupan ini umumnya dipicu masalah teknis, seperti pembangunan dapur yang menyimpang dari Petunjuk Teknis (Juknis) hingga masalah izin sanitasi.

Wilayah II mencatat angka tertinggi dalam kategori ini dengan 464 unit, disusul Wilayah I sebanyak 198 unit, dan Wilayah III sebanyak 30 unit.

​Menjamin Piring Rakyat Tetap Aman

​Hingga saat ini, BGN masih menggembok 764 unit SPPG yang tersebar di berbagai wilayah sembari menunggu proses perbaikan standar pelayanan.

Secara rinci, terdapat 215 unit di Wilayah I, 491 unit di Wilayah II, dan 58 unit di Wilayah III yang masih berstatus nonaktif.

​Langkah pembersihan ini merupakan bagian dari pengawasan nasional untuk memastikan kualitas layanan gizi tidak main-main.

Pemerintah ingin menjamin bahwa setiap asupan yang sampai ke tangan masyarakat telah melalui proses higiene yang ketat.

Dengan meningkatnya kepatuhan terhadap SLHS, BGN memproyeksikan operasional SPPG akan kembali normal secara bertahap dalam waktu dekat.

 

Sumber: Humas BGN 

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *