Sigit mengungkapkan bahwa pada awalnya Polri hanya menargetkan pembangunan 100 SPPG di tahun 2025. Namun, saat Hari Bhayangkara ke-79 pada 1 Juli lalu, target tersebut telah terlampaui menjadi 139 SPPG.
“Ketika itu saya laporkan langsung ke Bapak Presiden. Tiga minggu setelah Hari Bhayangkara, ternyata jumlahnya sudah tembus 359 SPPG. Maka target kita akhir tahun jadi 400,” jelas Kapolri.
Ia menegaskan bahwa program ini menyasar kelompok masyarakat penerima manfaat mulai dari ibu hamil, anak usia dini, hingga pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA.
“Ini semua bagian dari upaya kita bersama dalam mempersiapkan generasi unggul dengan gizi yang cukup menuju bonus demografi dan Visi Indonesia Emas 2045,” pungkas Sigit.***














